Tinggalkan Liverpool Jadi Penyesalan Terbesar Jonjo Shelvey
Gelandang Newcastle United Jonjo Shelvey mengakui bahwa meninggalkan Liverpool adalah sebuah kesalahan besar.
Shelvey bergabung dengan Liverpool pada 2010 silam dari Charlton Athletic tetapi menjadi frustrasi dengan kurangnya menit bermain di Anfield, selagi ia sempat pula dipinjamkan ke Blackpool pada 2011/12.
Meski menandatangani kontrak baru dengan The Reds pada 2012, Shelvey meninggalkan klub pada tahun berikutnya, bergabung dengan Swansea City untuk mencari menit bermain reguler.
Shelvey memang bermain lebih banyak bersama klub Wales tersebut, namun ia merasa akan lebih baik menunggu satu atau dua tahun untuk melihat apakah situasinya berubah di Liverpool.
“Saya baru berusia 21 ketika saya pergi,” kata Shelvey kepada Sky Sports. “Saya kira Anda tidak akan menemukan banyak pemain yang pergi ke sana di usia 17 dan pergi pada usia 21 dan saya pikir itu mengatakan banyak hal soal karakter saya.
“Saya tidak senang bermain di satu atau dua pertandingan kemudian absen dari tim. Saya ingin terus bermain dari minggu ke minggu.
“Ketika Anda bermain sekali dan kemudian tidak bermain untuk enam pertandingan, saya tidak peduli apa yang dikatakan pemain lain, tapi Anda tidak merasa terlibat [dalam tim tersebut]. Anda tidak merasa menjadi bagian dari tim.
“Saya pikir itu adalah perasaan yang saya inginkan tetapi, jika ditinjau kembali, haruskah saya tetap tinggal? Mungkin, ya. Bahkan jika itu hanya untuk satu atau dua tahun lagi, demi melihat bagaimana sesuatunya berubah. Tetapi pada akhirnya itulah yang terjadi.”